30 Siswa SMP Negeri 1 Tanggungharjo Gelar Pelatihan Anti Bullying & Literasi Digital untuk Remaja

whatsapp image 2026 02 09 at 11.30.07

Grobogan –  Sebanyak 30 siswa perwakilan kelas 7, dan 8  SMP Negeri 1 Tanggungharjo  ikuti kegiatan positif pada Kamis (18/12/2025). Raut wajah serius, diskusi aktif, dan gelak tawa menyelingi dalam  Pelatihan Anti Bullying dan Literasi Digital yang diikuti oleh para siswa. Kegiatan ini menyatukan dua isu penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Pelatihan ini difasilitasi oleh Yayasan Samin (Sekretariat Anak Merdeka Indonesia) dari Yogyakarta, atas dukungan  PT. Alliance One Indonesia (AOI). Tujuan pelaksanaan kegiatan ini salah satunya membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi perundungan (bullying) dan menggunakan ruang digital dengan bijak dan positif.

Wakil Kepala Kesiswaan SMP N 1 Tanggungharjo, Subekhi mengatakan, tidak hanya mendengarkan materi, para siswa diajak untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif. Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk  memetakan potensi kerawanan dan bentuk kekerasan yang mungkin terjadi di sekitar mereka, baik di sekolah maupun di media sosial. Dari diskusi ini, muncul kesadaran kolektif tentang pentingnya peran setiap individu sebagai agen pencegahan.

“Keren banget pelatihannya. Kita jadi tahu kalau komentar jahat di medsos itu juga termasuk bullying siber, dan dampaknya bisa parah,” ungkap Tistan Gabriel kelas 8, salah seorang peserta.

Hasil pemikiran dan kreativitas mereka kemudian dituangkan dalam bentuk karya yang inspiratif. Ruang kelas berubah menjadi panggung karya, peserta yang tergabung dlaam kelompok presentasi hasil diskusi, baik melalui poster, puisi, maupun gambar yang menyentuh hati. Setiap karya mencerminkan pemahaman mereka serta harapan untuk sekolah yang bebas dari kekerasan dan penggunaan internet yang bertanggung jawab.

Fasilitator dari Yayasan Samin menekankan pendekatan yang ramah remaja. “Kami percaya, remaja adalah bagian dari solusi. Dengan memberi mereka ruang berekspresi seperti membuat komik dan poster, pesan-pesan kebaikan ini akan lebih melekat dan disebarluaskan ke teman sebaya,” jelas Robertus Rio perwakilan yayasan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. “Ini adalah investasi yang sangat berharga untuk membentuk karakter siswa di era digital. Kami berharap ilmu yang didapat bisa menjadi bekal mereka dalam bergaul dan berinteraksi di dunia online dengan penuh empati,” ujar guru Penjaskes yang ikut mendampingi.

Dukungan dari PT. AOI dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan perlindungan anak.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para remaja SMP Negeri 1 Tanggungharjo tidak hanya menjadi siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang berani menolak kekerasan, pandai menjaga diri dan teman, serta cakap dalam menggunakan teknologi untuk hal-hal yang positif.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *